Inspirasi Wisata: Indahnya Talang Indah Pringsewu, Ini Buktinya

2231 views

PRINGSEWU | Lampung – Jika mencari spot berfoto dan berwisata bersejarah namun menawan di Lampung, maka Talang Air Pringsewu dengan Jembatan birunya ini harus Anda jadikan pilihan.

Karena warna cat yang biru inilah, Talang Indah disebut juga Jembatan Biru.

Selain itu, juga memiliki catatan sejarah yang panjang karena jaringan irigasi talang air ini merupakan peninggalan Belanda. Jembatan yang dikenal juga sebagai Talang Indah, Talang Biru atau Jembatan Biru ini menjadi destinasi wisata yang cukup menarik dan salah satu yang sedang hits.

Wisata Talang Air atau Talang Indah Pringsewu berlokasi di Jalan Raya Danau, Fajar Esuk, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Dari Kota Bandar Lampung, perlu waktu sekitar 1 Jam 24 menit dengan kendaraan mobil.

Rute menuju ke Talang Indah atau Talang Air Pringsewu dari Kota Bandar Lampung yaitu, Jl. Urip Sumoharjo masuk ke Jl. Teuku Umar. Terus mengikuti jalan sampai Jl. Zainal Abidin Pagar Alam. sampai di Jalan Lintas Sumatera, anda lanjut terus sampai pertigaan Jl. Raden Gunawan, berebelok ke kiri masuk ke Jl. Raden Gunawan. Terus menyusuri jalan sampai ke Jalan Lintas Barat sampai pertigaan dengan Jalan Kurung Nyawa Anda ambil ke kanan. Ikuti terus Jl. Lintas Barat sampai masuk ke Jl. Raya Ganjaran. Setelah menyusuri Jl. Ganjaran, Anda akan sampai Jl. Raya Gadingrejo-Jl. Raya Wates, teru sampai Tugu Pak Tani, belok ke kanan mengikuti jalan Raya Wates sampai masuk ke Jalan Lintas Barat Sumatera, lanjut ke Jl. Jendral Sudirman. Jika masih ragu, tanya saja warga sekitar yang ditemui, pasti tahu.

Setelah sampai Jalan Taman kota, anda ambil jalan ke kanan menuju ke Jalan Wisata Talang. Hanya beberapa ratus meter sejak jalan masuk, anda sudah sampai di lokasi Wisata Talang Air Pringsewu.

Talang Air Pringsewu di Desa Fajaresuk ini dibangun pada tahun 1928 oleh Pemerintahan Kolonial Belanda. Saat itu Belanda membangun jaringan irigasi untuk mengairi pertanian. Karena wilayah Pringsewu yang memang berbukit-bukit dan antara satu bukit dengan yang lainnya terpisah oleh lembah, maka dibuatlah jembatan yang berfungsi sebagai talang air untuk mengalirkan air dari satu bukit ke bukit yang lain.

Talang air itu bentuknya setengah silinder dengan penyangga tiang-tiang besi yang kokoh. Tingginya talang sekitar 25 meter. Diatas silinder-slilinder tersebut diletakkanlah besi-besi. Jadi selain sebagai penyalur air ke bukit lainnya, jembatan di atas talang tersebut menjadi akses penghubung dari satu bukit ke bukit lainnya.

Seperti disinggung di awal, untuk masuk ke lokasi talang atau jembatan tidak dipungut biaya. Hanya saja Anda perlu membayar Rp5 ribu saja untuk sepeda motor. Jasa parkir ini dikelola oleh penduduk setempat. Untuk biaya parkir mobil mungkin lebih sedikit.

Beberapa fasilitas rekreasi juga melengkapi wisata Talang Air ini. Ada wahana permainan air, flying fox, bukit nan hijau yang cocok untuk hiking.

Tak ketinggalan pula sajian pemandangan cantik yang terpampang oleh hamparan luas dan perbukitan yang menghijau. Tentunya untuk menggunakan wahan tersebut Anda harus mengeluarkan biaya tambahan. Dan disetiap hotspotnya, anda cukup merogoh kantong Rp.3 ribu perak saja untuk berselfy ria, murah bukan..?

Suasana indah di lokasi ini sekarang kian disemarakkan dengan adanya spot foto, payung gantung warna warni. Membuat Anda merasa rugi jika melewatkan momen foto di spot-spot menarik tersebut.

Selain wahana rekreasi, Talang Air Pringsewu juga telah dilengkapi dengan fasilitas toilet dan juga mushola bagi pengunjung. Lokasinya di sebelah kiri, naik sedikit dekat dengan lapangan. Di lapangan inilah sering diadakan event-event tertentu di Kabupaten Pringsewu.

Untuk urusan konsumsi, warung-warung milik warga sekitar telah menjual jajanan dan minuman untuk urusan pengganjal perut dan mengatasi dahaga para pengunjung. Harga-harga makanan disini juga masih terbilang murah.

Itulah ulasan lengkap tentang Wisata Talang Air/Talang Indah dan Jembatan Biru Pringsewu di Fajar Esuk. Sebagai tambahan, jika Anda membawa anak kecil ke sini, maka agar lebih berhati-hati. Soalnya besi pembatas jembatan di kanan kiri cukup renggang, sehingga anak kecil sebaiknya tidak berdiri di pinggiran. Jangan lupa untuk jaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Selamat berkunjung…

Posting Terkait