GUBERNUR BANTEN: EVALUASI IZIN PERGUDANGAN

286 views
banner 468x60

TANGERANG | Gubernur Wahidin Halim turut berduka atas tragudang petasan maut di Kosambi, Kabupaten Tangerang Kamis (26/10/2017) pagi lalu yang menyebabkan 47 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Ungkapan duka tersebut disampaikan Gubernur saat mengunjungi 12 korban di RSU Tangerang, Jumat (27/10/2017). “Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya. Ada 12 korban yang sekarang di rawat di RSU Tangerang, kita doakan cepat sembuh,” ucap Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Gubernur Banten, Wahidin Halim menyampaikan keprihatinannya karena para korban yang mengalami musibah itu tengah mencari nafkah.

“Kondisi para korban kita lihat tadi ada sekitar 3 orang yang sampai 80 persen. Ada juga yang sudah masuk kamar perawatan yang keadaannya lebih baik,” ujar WH kepada awak media.

Atas musibah itu, Wahidin Halim meminta Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar untuk menertibkan atau mengevaluasi kembali perizinan pabrik yang rentan mengalami kebakaran.

“Saya minta Bupati mengevaluasi perizinan, terkadang pengusaha tidak memperhatikan rekomendasi syarat-syarat yang merupakan ketentuan atau syarat mutlak yang harus dipenuhi pengusaha, sperti instalasi pemadam kebakaran dan pintu darurat,” paparnya.

Lanjut pria yang biasa disapa WH itu mengungkapkan, banyak industri/pabrik yang izinnya dikeluarkan tapi tidak diikuti evalusai. Bukan hanya di kab/kota tapi juga di provinsi, ditemukan perusahaan yang diisyaratkan merekrut tenaga lokal tapi pada praktiknya malah mempekerjakan tenaga asing, dan bangunan tidak dilengkapi instalasi kebakaran.

“Langkah selanjutnya saya minta izin diperketat, yang rentan musibah dan kita minta tanggungjawab pengusaha. Karena tadi kita dengar informasi dari korban tidak ada alat pemadam sehingga berakibat fatal. Kita tunggu hasil investigasi polisi dan kalau terbukti melanggar bisa kita tuntut pengusaha yang bandel,” pungkasnya.(*)

banner 468x60)

Posting Terkait

banner 468x60