Batuk Dan Sesak Nafas, Warga Lijajar Tuntut PT SUJ Atasi Polusi Debu

80 views

Banten Inspiratif, CILEGON – Ratusan warga yang berada di Lingkungan Lijajar RT 13 dan RT 19 RW 06 Kelurahan Tegal Ratu Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon, mengeluhkan polusi debu pekat hitam yang diakibatkan karena polusi pabrik industri yang ada disekitar permukiman warga.

Polusi debu yang dirasakan oleh warga diduga diakibatkan karena cerobong boiler milik PT Sentra Usahatama Jaya (SUJ) pabrik gula rafinasi yang lokasinya tidak jauh dari pemukiman warga.

Sebagai bentuk protes, warga pun membuat tulisan bentuk protes dan keluhan, duduk lesehan dan bermasker sambil menunjukkan tangan dan kakinya yang dipenuhi debu, di lapangan Badminton, Rabu (6/11). Warga juga memohon kepada pihak Pemerintah Kota Cilegon untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang menimpa lingkungannya.

Salah seorang warga lingkungan Lijajar Sulhiyah mengaku polusi debu yang menyasar ke pemukiman ini kerap terjadi tetapi pihak industri cuek dan tutup mata solah – olah pihak industri hanya mencari untung semata tanpa memperdulikan kesehatan dan keselamatan warga sekitar.

“Sebelum adanya PT SUJ dibangun di kawasan KIEC 2, kami tidak pernah mengalami seperti ini. Namun setelah dibangun pabrik gula tersebut warga banyak yang mengalami batuk dan sesak napas, ini sama saja membunuh warga secara pelan-pelan,” katanya Rabu (6/11) sore.

Ia juga berharap kepada pihak industri terutama yang paling terdekat yakni PT SUJ untuk segera merelokasi penduduk di dua RT dari pada harus menghirup debu hitam pekat yang baunya sangat amis.

“Permintaan kami hanya satu, kami tidak mau ada debu lagi yang menyasar kepemukiman, namun jika masih ada kami berharap kepada pihak industri untuk membeli atau merelokasi kami,” katanya.

Sementara itu Sofian Hadi selaku Ketua RT setempat mengatakan, pihaknya meminta kepada pihak PT SUJ untuk segera mengatasi permasalahan debu ini. Selain itu ia juga memohon kepada Pemerintah Kota Cilegon untuk segera menangani dan peduli terhadap kondisi warga Lijajar.

“Kita ingin tidak ada debu, tolonglah pemerintah tangani ini, ini tolong pemerintah masalah ini di nomor satukan dulu dengan warga lijajar ini, kasian generasi kita ini, kami memohon kepada pemerintah tolong debu ini, saya kira pemerintah juga sudah tau, tetapi mudah–mudahan pemerintah ini juga bisa membantu,” katanya.

Sementara itu Rizki Weldy HRGA, Legal & ER Manager PT SUJ saat dihubungi melalui pesan whatsapp mengatakan, SUJ saat ini sedang mengidentifikasi sumber debu yang dikeluhkan masyarakat, mengingat status Boiler 5 yang kami duga sebagai sumber masalah atas complain warga tanggal 1 November sedang Off sejak hari senin tanggal 4 November 2019

“SUJ terus berkomitmen untuk menjalankan operasional pabrik sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan pemenuhan standar baku mutu lingkungan,”  katanya.

 

(*1 Red)

Batuk Dan Sesak Nafas cilegon Warga lijajar Tuntut PT SUJ Atasai Polusi Debu

Posting Terkait