Ketua DPP KNPI Korwil Jabar-Banten : Walikota Cilegon Tidak Bijak

123 views

Banten Inspiratif, CILEGON – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) versi carateker Hidayatullah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke VII di aula DPRD Kota Cilegon, Minggu 3/11/19

Namun dalam musda DPD KNPI yang di helat sejak pagi hingga sore tersebut tidak tampak perwakilan pemerintah yang  menghadiri, baik Walikota maupun Wakil Walikota atau unsur di bawahnya. Hal ini pun menuai kritikan pedas oleh KNPI pusat.

Menurut Ketua Panitia Musda Komarudin Faqot mengatakan, pihaknya sudah mengundang dan berkomunikasi dengan pihak pemerintah untuk bisa hadir pada musda tersebut

“Undangan semua sudah di sampaikan ke instansi pemerintahan yang ada di Kota Cilegon, bahkan tanda terima surat undangan ada di sekretariat, masih di simpan, tidak ada perwakilan dari pemerintah maupun dari instansi yang lain hadir,” ujarnya

Faqot menambahkan, meski ketidakhadiran unsur pemerintah namun pihaknya memaklumi, ia menduga ketidakhadiran dari Walikota Cilegon maupun instansi pemerintah tidak hadir karena ada kesibukan lain. Kendati tidak mempersoalkan ketidakhadiran pemerintah, namun dirinya merasa pemerintah sudah melakukan diskriminasi terhadap KNPI.

“Kami merasa didiskriminasi, kami kecewa iya, tapi kami memaklumi, mungkin ada kesibukan lain, apalagi ini hari libur. Tapi kita berpositif thinking sajalah”, ujarnya

Sementara, Ketua DPP KNPI Korwil Jabar dan Banten Khaerul Umam mengungkapkan, bahwa pemerintah dinilainya tidak arif dan bijaksana, siapapun rakyatnya harus di hadiri jangan karena like and dislike.

“Pemerintah itu normatif, berpihak pada masyarakat. Kalau memang kami ilegal bubarkan saja, silahkan. Tapi kami legal dan memiliki legalitas, legalitas hukum, legalitas pemerintah,” ungkap Umam yang ikut hadir dalam Musda DPD KNPI Cilegon.

Dikatakannya, ketidakhadiran Walikota Cilegon pada Musda KNPI, Umam menilai Walikota Cilegon tidak bijak dalam menyikapi dinamika yang terjadi saat ini.

“Menurut saya Walikota Cilegon tidak bijak menyikapi dinamika yang terjadi,” katanya.

Ia juga menegaskan, bahwa jangan sampai hanya karena alasan kubu sebelah (KNPI Rizki Khairul Ikhwan-Red) itu anaknya Wakil Walikota tidak bisa berbuat adil.

“Tanpa kehadiran pemerintah pun tidak mengurangi legitimasi kita, kalau kita tidak sah kan sudah pasti pemerintah bubarkan,” tegasnya.

Umam juga berpesan kepada ketua terpilih dan para jajaran pengurusnya nanti, bahwa KNPI harus kritis dan konstruktif, meskipun sejatinya KNPI itu in body dengan pemerintah

“Saya berpesan kepada ketua terpilih, ke depan KNPI harus tetap kritis, namun kritisnya yang santun dan konstruktif,” katanya

 

(*1 Red)

cilegon Ketua DPP KNPI Korwil Jabar-Banten : Walikota Cilegon Tidak Bijak

Posting Terkait