14 Tokoh Ikut Penjaringan Di DPD PAN, Alawi Mahmud : Tidak Ada Dusta Di Antara Kita

112 views

Banten Inspiratif, CILEGON – Untuk melaporkan dan mempersentasikan hasil penjaringan ke Dewan Pengurus Pusat Partai Amanat Naional ( DPP PAN), Tim penjaringan Bakal Calon Walikota dan Bakal Calon Wakil Walikota besrta jajaran pengurus inti Dewan Pengurus Daerah Partai Amanat Nasional (DPD-PAN) Kota Cilegon bertolak ke Dewan Pengurus Pusat Partai Amanat Naional (DPP PAN) di Jakarta, Jum’at, 25/10/19.

Menurut Ketua DPD PAN Kota Cilegon Alawi Mahmud mengungkapkan, berdasarkan undangan yang di terima, DPD PAN se-Banten agar melaporkan hasil kerja tim penjaringan secara tertulis dan secara lisan yang di wakili oleh DPD PAN, khususnya yang akan melakukan pilkada serentak

“Pengurus DPD PAN se-Banten, khususnya yang akan melakukan pilkada serentak di undang rapat oleh Dewan Pengurus Pusat Partai Amanat Nasional” katanya.

Ia menjelaskan bahwa, bukan hanya melaporkan hasil kerja tim penjaringan saja, juga menjelaskan gambaran dinamika politik di daerah, untuk menjadi rujukan keputusan ke siapa yang pantas mendapat rekomendasi untuk ikut kontestasi

“DPD PAN selaku institusi induknya tim penjaringan menyampaikan ke mereka (DPP PAN-red), menggambarkan dinamika politik, kesiapan kader-kadernya di daerah untuk kemudian hasil dari kerja tim itu menjadi rujukan DPP, untuk memutuskan siapa yang layak mengikuti kontestasi pilkada di daerah, siapa pula yang berpotensi untuk Walikota dan Wakil Walikota tentunya”, ujarnya.

Alawi Mahmud menambahakan, sesungguhnya rekomendasi itu sesuai yang ia lihat di Kota Cilegon, Dari masing-masing figur yang ada di Kota Cilegon khususnya yang ikut tahapan di Tim Penjaringan DPD PAN, menurut Alawi tidak terlalu sulit untuk mengukur populeritas, elektabilitas. Karena dari masing-masing peserta ada yang sudah melakukan survei, ada yang belum, ada yang sudah kenceng bersosialisasi, ada yang masih santai

“Ini perlu juga kami catat sebagai pertimbangan untuk memberikan rekomendasi ke DPP kemudian di tetapkan di sana (DPP-red)”, menurutnya.

Ketika di tegaskan mengenai kader internal, apakah ada pertimbangan khusus yang akan di nilai oleh tim, lantas akan di berikan rekomendasi. Alawi menampik dengan alasan bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) membrikan porsi perlakuan yang sama baik internal maupun eksternal

“Peserta yang mengikuti penjaringan yang dari internal maupun eksternal. Saya menitik beratkan kepada tim penjaringan, agar internal dan eksternal di perlakukan sama. Di lakukan pembobotan yang sama, tidak ada diskriminasi, tidak ada dusta di antara kita”, tegasnya

Ia juga mengungkapkan ketika kader internal retingnya kurang bisa di terima di masyarakat harus tegas, lantas menegaskan siapa pun yang mampu membawa perubahan Cilegon, itulah yang akan mendapatkan porsi yang utama untuk mengikuti kontestasi

“kalau memang retingnya jeblok ya katakan jeblok, sekali pun dari internal. Karena memang kami bukan untuk golongan, tapi berpikir Cilegon ini harus ada perubahan yang lebih baik”, ungkapnya.

Sementara itu Ketua Tim Penjaringan Syaefulloh Asas mengungkapkan, meskpin di internalnya punya kader-kader terbaik, namun bukan berarti tidak memberikan kesempatan pada ekstrnal yang terbaik, untuk di berikan tiket rekomendasi ikut kontestasi pikada 2020

“Kita memberikan seluas-luasnya kepada pihak eksternal yang kita anggap mumpuni untuk menata Kota Cilegon lebih baik kedepan”, katanya

Ia menambahkan, dari Empat belas Balon yang mendaftar maksimal Lima yang akan mendapat rekomendasi, baik Bakal Calon Walikota maupun Wakil Walikotanya, dan minimal Dua Bakal Calon Walikota dan Dua Bakal Calon Wakil Walikota

“Pihak internal itu ada Alawi Mahmud, Dede Rohana dan Edison Sitorus, untuk eksternal ada Reno Yanuar, Iye Iman Rohiman, Ahmad Suhandi, Haji Jhony, Ali Mujahidin, Lian Firman Mutakin, Ade Miftah, Faturohaman, Helldy Agustian, Ratu Ati Marliati, Haji Awab”, katanya

 

(*1 Red)

cilegon DPD PAN Penjaringan Balon Walikota Wakil Walikota

Posting Terkait