Tidak Dapat Porsi Pimpinan AKD Fraksi Berkarya Legowo

63 views
banner 468x60

Banten Inspiratuf, CILEGON – Sejumlah nama – nama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon yang duduk dikursi pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) telah ditetapkan.

Penetapan tersebut dilakukan pada saat rapat paripurna dengan agenda pembentukan alat kelengkapan DPRD Kota Cilegon periode 2019 – 2024 di gedung DPRD Kota Cilegon, Selasa(8/10).

Berikut susunan alat kelengkapan Dewan DPRD Cilegon priode 2019-2024

KOMISI I
Ketua : Hasbudin (fraksi PAN)
Wakil Ketua :Sadeli (raksi Gerindra)
Sekretaris : Agus Setiawan (fraksi Golkar)

KOMISI II

Ketua : Faturohmi (fraksi Gerindra)
Wakil Ketua : Yusuf Amin (fraksi PDIP)
Sekretaris : Quidatu Sitta (fraksi PKS)

KOMISI III
Ketua : Abdul Ghoffar (fraksi PKS)
Wakil Ketua : Andi Kurniadi (fraksi Nasdem-PKB)
Sekretaris : Ayatullah Khumaeni (fraksi Golkar)

KOMISI IV
Ketua : Erik Airlangga (fraksi Golkar)
Wakil Ketua : H. Anugrah Chaerullah (fraksi PAN)
Sekretaris : H. Gufron (fraksi Gerindra)

BADAN KEHORMATAN
Ketua : Risma Ayu (fraksi PDIP)
Wakil Ketua : Syihabudin sibli (fraksi Persatuan-Demokrat)

BAPEMPERDA
Ketua : Ahmad Efendi (fraksi Nadem-PKB)
Wakil Ketua : H. Rahmatullah (fraksi Persatuan-Demokrat)

Kabag Persidangan dan Perundang-undang Hidayat Makmur menjelaskan, untuk ketua Bamus dan Banggar di pegang langsung oleh Ketua Dewan, meskipun untuk ketua banggar, ketua dewan mendelegasikan Ketua Harian Badan Anggran

“Ketua dewan itu exofficio ketua banggar, di Karanakan badan anggran itu kompleksitas dan beban kerjanya tinggi, maka perlu mengangkat Ketua Harian Badan Anggaran dan mendelegasikan sebagaian kewenangannya dalam tugas anggaran kepada Ketua Harian Badan Anggaran”, ujar Hidayat

Sementara itu ketua fraksi Berkarya Dimas Saputra mengatakan, persoalan fraksi Berkarya tidak mendapat pimpinan alat kelengkapan dewan tidak untuk di persoalkan, mengingat anggota dewan bekerja secara kolektif dan kolegial.

“Komunikasi pasti ada, kalau jabatan kan tidak perlu di persoalkan, yang terpenting semuanya bekerja untuk kepentingan masyarakat,” ucap Dimas, usai keluar dari ruang rapat paripurna penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) ,Selasa (8/10/19).

Lanjut Dimas, Kolektif kolegial menjadi salah satu alasan kuat, untuk tidak perlu meributkan jatah pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD).

“Insya Allah para pimpinan di unsur AKD akan bijak sama – sama,” tambahnya.

Senada dengan ketua fraksi, Buhaiti Romli sekertaris Fraksi Berkarya, keberadaan partainya dalam dunia politik merupakan partai pendatang baru, sehingga dirinya bersama teman – teman di dewan akan banyak belajar terlebih dahulu, sehingga keberadaan kita juga dapat di terima oleh kawan – kawan di DPRD.

“Pertama, kita harus banyak bersyukur, karena kita pendatang baru dalam dunia politik, kita akan belajar banyak dulu lah, kan kita juga bekerja secara kolektif kolegial,” tutup Buhaeti dengan nada singkat.

(*1 Red)

banner 468x60)

Cilegon. Tidak Dapat Porsi Pimpinan AKD Fraksi Berkarya Legowo

Posting Terkait

banner 468x60